Selasa, 11 Februari 2014

...



Siang yang tak berbintang, Malam yang tak bercahaya. Bukan aku menghkianati takdir, bukan pula mengabaikan keindahan.
Seribu tanya yang tak pernah kutemu jawabnya. Seribu asa yang membabi buta. Bagai air dalam gersangnya padang pasir, bagai hujan dalam teriknya matahari.
Semua resah yang menyelimuti hati, tak kusangka akan sekuat baja. Selalu mengelilingi harapanku tanpa mereka tau bahwa aku telah penat.
Teriakan teriakan kecil dibalik kebesaran hati yang selalu mencoba memancarkan keteguhan. Tetesan tetesan air mata dibalik binar senyum palsu.
Aku tidak berbohong. Tidak, bukan berbohong! Aku hanya menyimpan. Aku tidak pula bersedih, aku hanya menutup.
Mungkin lemari kegelisahanku telah penuh. Mungkin penutup kekecewaanku telah habis. Kakiku telah sampai di ujung jalan. Aku hanya melihat jurang yang terjal, kabut hitam yang menutup pandangan.
Aku ingin teriak, aku ingin menguras seluruh kekecewaanku, aku ingin menghentikan langkahku sejenak.
Mungkin malam ini akan ku ikatkan kakiku pada pohon jati agar langkah ini dapat terhenti. Aku lelah...
NF

Sabtu, 18 Januari 2014

Menghadapi Kebosanan Dalam Hubungan



Ketika hubunganmu sudah stabil, tidak ada pertengkaran, tidak ada drama, dan sudah sama-sama nyaman, saat itu kamu akan merasa bosan. Itu sangat wajar, sewajar-wajarnya.

Yang tidak wajar, adalah jika kita menganggap “kebosanan” ini sebuah bukti “hilang rasa”, lalu mulai mencari sumber keasikan lain dari luar hubungan untuk mengisi kebosanan tersebut.

Mulai dari nyari temen curhat lawan jenis yang lebih bisa bikin semangat, mulai tebar pesona ke temen-temen kantor yang menarik, mulai lirik kanan kiri… Dan sangat tidak mustahil sekali jika di luar sana kita akan bertemu dengan “orang lain” yang mampu membangkitkan kembali gairah berbunga-bunga itu dan membuat kita teringat pada hari-hari pertama dulu jadian dengannya.

Kemudian kita mengira kita jatuh cinta pada orang baru, dam memutuskan untuk meninggalkan pasangan yang lama. Lalu tidak lama demikian, ulang lagi siklusnya dari awal.

Fatal.

Kadang kita tidak pernah tahu, bahwa pasangan yang akan berbunga-bunga jatuh cinta setiap hari dan bahagia selama-lamanya hanya ada dalam dongeng. Kadang kita lupa bahwa kita hidup di dunia nyata. Kalau kita sendiri tidak memutuskan dan mengambil tidakan untuk berhenti, siklus jatuh cinta – bosan – cari baru – jatuh cinta lagi ini, sampai kapan pun tidak akan ada habisnya. Karena kamu dijamin dan akan selalu bosan.

Berikut ini ada dua tips untuk kamu yang sudah dalam hubungan yang stabil, dan merasa bosan:
1. Sadari bahwa bosan itu wajar, tapi kondisikan cinta setiap hari.

Bosan adalah cara evolusi alam untuk membuat manusia berhenti berkembang dan tidak jalan di tempat. Tidak makan makanan yang sama, tidak tinggal di gua yang sama terus menerus, tidak tinggal dalam keadaan yang sama terus menerus. Dengan demikian, bosan mendorong manusia untuk selalu berubah dan berkembang.

Kebosanan dalam hubungan bukan berarti itu cara alam agar kamu tidak pacaran dengan orang yang sama terus menerus, melainkan menandakan bahwa kalian sudah lama tidak melakukan apa-apa yang baru dalam hubungan kamu! Jika kamu membiarkan hubunganmu merenggang tanpa mau berusaha mendekatkan diri kembali, kamu salah kaprah. Meski bosan itu wajar, cinta tetap harus dipupuk setiap hari agar hubungan tetap sehat. Temukan kegiatankegiatan baru yang kamu sukai berdua, bahkan coba hobi-hobi lama yang terlupakan. Pergilah jalan-jalan berdua, luangkan waktu untuk beri surprise-surprise kecil. Rayakan kestabilan cintamu setiap hari dengan tantangan-tantangan baru bersama pasanganmu.


2. Hargai dan syukuri.

Jangan biarkan APA YANG KAMU MAU membuat kamu lupa pada APA YANG KAMU PUNYA. Karena mudah sekali untuk lupa menghargai apa yang kamu miliki bila hal tersebut sudah lama sekali selalu ada dan tidak pernah hilang. Jangan tunggu putus lalu baru menyesal dan minta balikan, itu sudah sangat terlambat sekali.

Kadang, orang-orang baru mungkin terlihat lebih menarik, lebih baru, lebih lucu, lebih membuat kita bersemangat. Tapi apakah pada akhirnya pasti lebih baik daripada pasangan kita sekarang? Jangan tergoda karena rumput tetangga lebih hijau, ingat, kalau hujan sama aja beceknya.

Jatuh cinta itu mudah. Tapi untuk mempertahankan cinta, untuk mengerti bahwa kebosanan adalah salah satu ciri kestabilan hubungan, untuk sadar betapa kekanak-kanakannya menyudahi sebuah hubungan hanya karna bosan, butuh sebuah pribadi yang dewasa dan berani berkomitmen.

kelascinta

Selasa, 24 Desember 2013

dear priaku



Dear priaku,
Selama ini kupikir cinta itu tentang menang dan kalah, kukira dengan membiarkan diriku terekspos itu artinya aku lemah. Aku yang selama ini mengira mencintai adalah sesuatu yang terjadi otomatis, kini mengerti bahwa mencintai itu perlu kerjasama… Ya, aku yang sekarang adalah aku yang siap bekerjasama denganmu.
Aku akan berdiri di sampingmu dengan penuh kepercayaan diri. Membiarkanmu menentukan arah dan mengikuti saranmu. Aku akan mencintai, memberi, menemani, menjadi perempuan paling lovable yang pantas bersanding denganmu. Aku akan berusaha mengerti dan membuka pikiran, aku akan terus belajar supaya kita berdua dapat menjalani hubungan yang lebih dewasa.
Permintaanku, jangan sia-siakan aku. Kuharap kamu paham bahwa, adalah keputusanku untuk mencintaimu, dan aku cukup berharga untuk memutuskan sebaliknya apabila cintaku tidak berbalas. Jangan kecewakan kepercayaanku padamu. Ketika aku membiarkanmu memegang kendali, jadilah lelaki yang memimpin kita berdua ke arah yang lebih baik. Jangan rendahkan aku. Apabila aku merendah, itu kulakukan karna aku menghormatimu, dan kuharap kamu pun menghormatiku. Jangan anggap aku remeh. Ketika aku memberikanmu yang terbaik dariku, kuharap kamu membalasku dengan cinta terbaik yang bisa kau berikan.
Aku tidak akan minta kamu untuk selalu mengerti, aku tau lelaki bukan mahluk yang sensitif. Tapi kuharap kamu selalu ingat bahwa aku, perempuan, adalah mahluk yang peka dan sensitif. Jangan perlakukan aku dengan kasar, sama seperti aku memperlakukanmu dengan penuh kasih sayang. Jangan sakiti aku, seperti aku yang tidak akan melukai kamu.
Aku percaya kita berdua, kamu dan aku, akan mampu saling mencintai dengan maksimal. Kamu berhak mendapatkan perempuan yang mencintaimu seperti aku, dan aku berhak mendapat lelaki yang mencintaiku seperti kamu. Ya, kita akan bekerjasama, untuk kebaikan kita berdua. Dan kuharap kerjasama kita dapat berlangsung selamanya :)
With love, your lady.